magicseo.net – Penautan internal (internal linking) dalam dunia optimasi mesin pencari (SEO) sudah lama dikenal sebagai salah satu teknik penting untuk mengoptimalkan halaman sebuah situs.

Bagi mesin pencari, penautan internal jadi sebuah sinyal yang memberikan pengetahuan dasar tentang struktur situs, indeks halaman, serta membantu mengukur lama waktu yang dihabiskan seseorang di sebuah halaman.

Plus, penautan internal juga memudahkan mesin pencari melakukan crawling web. Sederhananya, perlakukanlah internal linking sebagai pintu untuk membuka jalan bagi mesin pencari Google ketika menjelajahi situs tertentu.

Keuntungan Penautan Internal

Adakah keuntungan melakukan penautan internal? Berikut beberapa poin yang menjelaskan mengapa kegiatan internal linking jadi penting:

  • Pengalaman Pengguna yang Lebih Baik

Internal linking biasanya bertujuan untuk menautkan beberapa jenis informasi yang serupa dalam satu rangkaian. Dengan begitu pengguna mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.

fungsi internal link

Konsekuensinya, pengguna situs akan memperoleh pengalaman yang lebih baik ketika menjelajahi sebuah situs. Karena mereka tidak perlu mencari informasi tambahan diluar halaman yang mereka tuju.

  • Menurunkan Angka Bounce Rate

Keberadaan internal linking, apalagi kalau dikemas menarik, sebetulnya bakal membantu pengguna lebih betah ketika berada di dalam sebuah situs. Dia bakal berada lebih lama disana, dan hasilnya: bounce rate situs ikut turun angkanya.

  • Menghubungkan Satu Konten Dengan Lainnya

Hasilnya terlihat bagus. Karena itu berarti seluruh konten yang ada di dalam situs akan lebih hidup karena saling terhubung satu sama lain.

Baca Juga : Ketahui Jenis-Jenisnya, Sebelum Pakai Jasa Pembuatan Aplikasi Mobile

Rekomendasi Plugin Untuk Internal Linking

Nah, sampai sini kita tampaknya sudah memahami manfaat dan fungsi internal linking bagi situs WordPress kita. Pertanyaan selanjutnya: bagaimana internal linking itu dilakukan?

Kalau kamu akrab dengan situs berbasis WordPress, jawabnya sudah pasti: pakai plugin dong!!

Berikut plugin yang direkomendasikan bila kamu berniat melakukan internal linking:

  1. LinkWhisper

Plugin terbaik biasanya dinilai berdasarkan beberapa hal, namun yang paling utama adalah efektifitasnya serta apakah ia mudah digunakan atau tidak.

plugin seo linkwhisper

LinkWhisper memberikan kemudahan dan efektifitas yang kita cari ketika melakukan penautan internal. Sekali kamu memasangnya, LinkWhisper akan mulai melakukan scan seluruh konten situs WordPress kamu dan kemudian memberikan saran tentang kata-kata yang bisa kamu tautkan.

Plugin ini berbayar. Dan bila berminat, kamu bisa membelinya mulai dari harga $77 untuk satu situs.

  1. Interlinks Manager

Plugin ini menyediakan satu set alat yang membantu pemilik situs membangun tautan internal di situs WordPressnya.

Interlinks manager juga menyediakan kesempatan bagi pengguna untuk menganalisis tautan internal, jumlah kunjungan yang dihasilkan dari sebuah tautan internal, dan seterusnya.

plugin interlinks manager

Kalau kamu berniat membangun tautan internal yang relevan, interlinks manager memberikan fitur untuk melakukan hal tersebut. Lebih jauh lagi kamu juga bisa mengubah keyword tertentu menjadi tautan internal.

Plugin ini dijual lisensinya seharga $33 untuk satu situs. Dengan harga itu kamu mendapat dukungan layanan dari pencipta plugin selama 6 bulan.

  1. Mentionable

Kamu pasti akrab dengan yang namanya fitur mention di Facebook. Kalau ya, makan plugin satu ini bekerja dengan cara serupa. Kamu bisa menghubungkan artikel lama dengan cara mengetikkan ‘@’ langsung di laman editor.

Misalnya kamu mengetikkan ‘@ka…’, selanjutnya Mentionable akan memberikan saran berupa daftar artikel yang ingin kamu tautkan di artikel yang sedang digarap.

  1. SEO Smart Links

Plugin seperti SEO Smart Links secara otomatis menghubungkan kata kunci atau frase di sejumlah postingan blog dengan halaman, posting, kategori, maupun tagar yang tersedia di blog kamu.

Bagusnya, kamu bisa mengeset masing-masing tautan kata kunci ke mode ‘no-follow’ jika diperlukan. Plugin satu ini bisa diunduh gratis dari repository plugin WordPress. Namun kalau kamu menginginkan fitur lebih, tersedia versi premium yang berbayar.

  1. Internal Link Juicer

Sekalinya kamu menggunakan Internal Link Juicer, kamu bisa membangun penautan internal secara otomatis dengan cara mengkonfigurasi kata kunci yang diinginkan.

Plugin satu ini membantu kamu mengontrol seluruh aspek yang diperlukan dalam kegiatan internal linking. Dan sama seperti SEO Smart Links, plugin satu ini bisa didapatkan gratis.

Namun ada juga versi premium berbayar seharga $69,99.

Pilih yang Mana?

Pada dasarnya seluruh plugin internal linking yang disebut di sini memiliki kualitas yang relatif sama. Namun kalau kamu masih mau coba-coba mencari tahu manfaat internal linking, pilihlah plugin yang gratis.

Cobalah yang gratis itu sampai kamu menemukan keterbatasan, baru kamu bisa mempertimbangkan membeli plugin internal linking berbayar.

Untuk plugin berbayar, kami merekomendasikan LinkWhisper. Harganya mungkin tidak murah, namun jelas ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari LinkWhisper. Salah satunya adalah: plugin satu ini ditenagai oleh kecerdasan buatan.

Demikianlah plugin internal link yang patut kamu coba di blog atau situs berbasis WordPress yang sedang kamu kelola. Kamu pilih yang mana?